Diam...Banyak sekali orang yang sering mengesampingkan diam. Terkadang orang lupa akan hikmah dari diam. Memilih tidak diam karena rasanya kurang puas jika tidak memaki atau mengejudge. Terkadang orang berfikiran bahwa diam tidak menyelesaikan masalah dan justru membuat masalah semakin rumit. Terkadang orang berfikiran jika diam orang itu sedang memiliki masalah yang besar sehingga memilih diam
No to the way ! No way!
Diam memang pilihan. Kadang kita merasa kesal jika melihat orang pendiam. Tapi apakah diam itu salah? Tidak selalu salah. Memang sikap diam itu sering diasumsikan dengan:
> Sombong
> Tidak mengerti sesuatu
> Sudah mengerti sesuatu
> Sedang mendapat tekanan di lingkungan
> Sedang merasa nyaman sehingga tidak
ada topik untuk bicara
> Sedang dalam keadaan down
> Tidak ingin masalah semakin rumit
>dsb.
Dari itu semua kebukti kan jika diam itu multitafsir. Tidak ada yang mengerti dengan sepenuhnya mengenai diam. Diam itu pilihan seseorang yang orang lain mungkin tidak mengerti. Manusia tidak ada yang memiliki karakter dan keinginan yang sama,semua orang memiliki keunikan yang berbeda-beda. Dalam perbedaan itu seharusnya orang bisa mencoba mengerti dengan kekurangan dan ikut senang dengan kelebihannya. Tidak harus iri bahkan tidak harus ingin jadi orang lain,so, be your self guys!:D
Sedikit curcol aja sih yaa, aku pribadi mengartikan diam itu pilihan yang udah aku pikirin matang-matang. Bukan karena lagi banyak masalah ,tapi memang terkadang aku memilih diam karena apa yang ingin aku katakan tidak tersampaikan,rasa kecewa yang terlalu besar sehingga memilih diam untuk menetralkan keadaan dan tidak mengungkit itu semua lagi, dan diam karena males bicara. Jadi,gak smua arti diam itu penutup dr kesedihan..itu salah. So,hargai orang yang memilih diam karena orang pasti memiliki alesan untuk itu semua:)
No comments:
Post a Comment